Kopi dan kesehatan

Beberapa penelitian mendapatkan bahwa konsumsi kopi dapat membantu dalam mencegah beberapa penyakit kronis, seperti: Diabetes Melitus (kencing manis), Parkinson. Penelitian lain mendapatkan bahwa terdapat hubungan antara konsumsi kopi dengan peningkatan tekanan darah.

Kopi mengandung kafein yang merupakan alkaloid. Efek dari kafein : dapat menstimulasi susunan saraf pusat, meningkatkan tekanan darah, meningkatkan metabolism dan menyebabkan diuresis (banyak buang air kecil)
Kandungan kafein pada secangkir kopi sekitar 72-130 mg. Kandungan kafein di espresso sekitar 58-76 mg pada setiap cangkir espresso.
Kopi mengandung Cafestol dan Kahwol dapat berkontribusi dalam meningkatkan LDL kolesterol. Pada penelitian, didapatkan bahwa, kopi yang tidak di filter mengandung cafestol dan kahweol 6-12 mg/cangkir, sedangkan pada kopi yang di filter mengandung ( 0.2-0.6 mg/cangkir), sedangkan pada espresso mengandung sekitar 4 mg/cangkir espresso.
Asam klorogenik merupakan fenol (antioksidan). yang terdapat di kopi. Pada 200 cc kopi mengandung sekitar 70-350 mg asam korogenik.

Mikronutrien
Beberapa mikronutrien terdapat di kopi seperti: magnesium, kalium, niacin dan vitamin E, micronutrient ini mempunyai peran untuk kesehatan. Pada 240 cc kopi mengandung 7 mg magnesium, 116 mg kalium, 1-3 mg asam nikotinat, 0.2 mg vitamin E dan mengandung sekitar 6-18% dari kebutuhan tubuh akan niacin.
Pada espresso terdapat sekitar 24 mg magnesium dan 34 mg kalium.

Manfaat kopi terhadap penyakit Diabetes mellitus (kencing manis).
Beberapa penelitian mendapatkan bahwa, pada orang yang mengkonsumsi kopi, resiko terkena penyakit diabetes mellitus berkurang. Kandungan asam klorogenik dan komponen fenolik lain dari kopi dapat mempunyai efek dalam memperlambat penyerapan glukosa. Akan tetapi masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai manfaat kopi terhadap diabetes mellitus ini.
Manfaat kopi terhadap penyakit Parkinson
Pada beberapa penelitian mendapatkan bahwa pada orang yang mengkonsumsi kopi, resiko terkena Parkinson berkurang. Tidak hanya kopi, konsumsi teh juga berhubungan dengan menurunnya resiko Parkinson.

Manfaat kopi terhadap penyakit jantung
Pada penelitian yang dimuat di British Medical Journal 2015, dikatakan bahwa konsumsi kopi 3-5 cangkir dalam sehari dapat menurunkan resiko penyakit jantung. Akan tetapi ha lini masih kontroversial, karena konsumsi kopi berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol darah, juga dapat menaikkan tekanan darh

Kerugian Kopi:
Kopi dapat menurunkan penyerapan zat besi di usus. Kopi juga dapat menurunkan penyerapan seng di usus.

Kafein overdose:
Sebaiknya kita mengkonsumsi kopi tidak berlebihan. Bila konsumsi kafein 5-50 gram atau 100-200 mg/kg berat badan, dapat bersifat fatal. Selain itu dapat menimbulkan keluhan / gejala berdebar-debar, sulit idur, sakit kepala, tremor, nyeri peru, mual, muntah, diare.

Kepustakaan
Choi Y. dkk (2015) Coffee consumption and coronary artery calcium in young and middle anged asymptomatic adults. Heart BMJ ; 101: pp 686-691.
Ding M. dkk (2013) long term coffee consumption and Risk of cardiovascular disease: A systematic review and a dose response meta analysis of prospective cohort studies. Circulation.
Higdon J.V. & Frei B (2007) Coffee and Health: A Review of Recent Human Research. Critical Reviews in Food Science and Nutrition. Vol. 46, Issue 2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *